Jumat, 24 April 2020
MATERI IPA
MATERI PELAJARAN IPA
KELAS VIIKELAS VIII
KELAS IX
POWERPOINT
KELAS VII
KELAS VIII
KELAS IX
VIDEO PEMBELAJARAN
KELAS VII
KELAS VIII
KELAS IX
PEMANTULAN CAHAYA
- Sifat-Sifat
Cahaya
Ada empat sifat-sifat cahaya, sebagai
berikut.
a. Cahaya merambat lurus
Cahaya merambat ke semua
arah. Sebagai contohnya, jika lilin atau lampu dinyalakan di tempat gelap,
maka kita akan dapat melihat bahwa
daerah yang ada di sekitar lilin atau lampu tersebut akan terang.
b. Cahaya dapat dibiaskan
Cahaya akan dibiaskan ketika melewati medium
dengan indeks bias yang berbeda. Kecepatan cahaya akan menurun saat memasuki air. Semakin besar
perubahan kecepatan cahaya saat yang melewati dua medium yang berbeda, akan
semakin besar pula efek pembiasan yang terjadi.
c. Cahaya merupakan Gelombang
Elektromagnetik
Gelombang elektromagnetik
merupakan gelombang yang perambatannya tidak membutuhkan medium. Cahaya dapat mentransfer energi dari satu
tempat ke tempat lainnya dengan tidak menggunakan medium sehingga cahaya
merupakan gelombang elektromagnetik.
d. Cahaya dapat dipantulkan
Cahaya
memiliki sifat dapat dipantulkan jika menumbuk suatu bidang. Pemantulan yang
terjadi dapat berupa pemantulan baur dan pemantulan teratur. Pemantulan baur
terjadi jika cahaya dipantulkan oleh bidang yang tidak rata, seperti aspal,
tembok yang tidak rata, batang kayu, dan sebagainya. Pemantulan teratur terjadi
jika cahaya dipantulkan oleh bidang yang rata, seperti cermin
Hukum pemantulan cahaya berbunyi
1. sinar datang, sinar pantul, dan garis normal terletak pada satu bidang datar;
2. sudut datang cahaya (i) sama dengan sudut pantulnya (r).
1. sinar datang, sinar pantul, dan garis normal terletak pada satu bidang datar;
2. sudut datang cahaya (i) sama dengan sudut pantulnya (r).
Keterangan:
I = ∠ABN = sudut datang
AB = sinar datang
M = ∠NBC = sudut pantul
BC = sinar pantul
BN = garis normal
DBE = bidang pantul
I = ∠ABN = sudut datang
AB = sinar datang
M = ∠NBC = sudut pantul
BC = sinar pantul
BN = garis normal
DBE = bidang pantul
Rabu, 22 April 2020
Diri Saya
Selamat datang di blog saya! setelah hampir sepuluh tahun vakum, saya mulai lagi mencoba menulis yang berkaitan dengan bidang ilmu dan profesi yang saya tekuni. Sebelum melangkah lebih jauh, perkenalkan, nama saya Ni Putu Dewik Agustina, biasa dipanggil Dewik.
Saya lahir dan besar di Denpasar, sempat berkuliah di Buleleng, namun menambatkan hati di Kota Jembrana. Namun, ternyata perjalanan hidup membawa saya menetap di Bumi Lahar, kota Amlapura, Karangasem.
Blog ini berisi catatan saya tentang materi pelajaran yang saya ampu di sekolah. IPA. Ya,, saya seorang guru sekolah menengah pertama, kini sudah lima tahun mengabdikan ilmu di SMP Negeri 2 Amlapura. Saya harap blog ini dapat membantu siswa dalam belajar materi IPA terutama IPA SMP
KLASIFIKASI BUNYI
Perhatikan video di atas !Menurut kamu mulai pada frekuensi berapa kamu bisa mendengar bunyi? jika frekuensi makin tinggi hingga lebih dari 20.000 Hertz, apakah kamu masih bisa mendengar bunyi tersebut?
PENGERTIAN BUNYI
BUNYI adalah gelombang tranversal yang dapat dirasakan oleh indera pendengaran kita. Bunyi dihasilkan dari benda yang bergetar dan getarannya merambat melalui media tertentu. Benda yang menghasilkan bunyi disebut sebagai sumber bunyi. Sumber bunyi yang bergetar akan menggetarkan molekul-molekul ke udara yang ada disekitarnya.
BUNYI adalah gelombang tranversal yang dapat dirasakan oleh indera pendengaran kita. Bunyi dihasilkan dari benda yang bergetar dan getarannya merambat melalui media tertentu. Benda yang menghasilkan bunyi disebut sebagai sumber bunyi. Sumber bunyi yang bergetar akan menggetarkan molekul-molekul ke udara yang ada disekitarnya.
JENIS-JENIS BUNYI
Berdasarkan frekuensinya, bunyi dibedakan menjadi tiga, yaitu:
- Bunyi Infrasonik adalah bunyi yang frekuensinya < 20 Hz. bunyi ini tidak dapat didengarkan oleh manusia namun dapat didengarkan oleh laba-laba, jangkrik dan lumba-lumba.
- Bunyi audiosonik adalah bunyi yang frekuensinya diantara 20 Hz - 20.000 Hz. bunyi jenis inilah yang dapat didengarkan oleh manusia.
- Bunyi ultrasonik adalah bunyi yang frekuensinya > 20.000 Hz. bunyi jenis ini juga tidak dapat di dengarkan manusia. hewan yang mampu mengarkan bunyi jenis ini adalan lumba2, jangkrik, anjing dll.
SYARAT BUNYI BISA TERDENGAR
Syarat terjadi dan terdengarnya bunyi adalah:
- Terdapat benda yang bergetar (sumber bunyi)
- Terdapat medium yang merambatkan bunyi, serta
- Terdapat penerima yang berada di dalam jangkauan sumber bunyi yang memiliki pendengaran normal dan dalam keadaan yang sadar.
Langganan:
Komentar (Atom)
Menulis Yang Indah
Menulis itu adalah seni tersendiri, benar tidak? Sejak saya berkecimpung di dunia pendidikan, bukan saja berkutat dengan proses mengajar da...
-
Selamat datang di blog saya! setelah hampir sepuluh tahun vakum, saya mulai lagi mencoba menulis yang berkaitan dengan bidang ilmu dan profe...
-
Menulis itu adalah seni tersendiri, benar tidak? Sejak saya berkecimpung di dunia pendidikan, bukan saja berkutat dengan proses mengajar da...
-
Menulis Yang Indah




